CERPEN "Rizal dan Mantovani"
CERPEN "Rizal dan Mantovani"
RIZAL DAN MANTOVANI
Karya Ananda Syahendar
Pelabuhan penuh dengan peti kemas semua berasal dari berbagai negara yang berbeda. Rizal dan Mantovani bekerja sangat giat sekali saat itu. “Kerja kalian bagus sekali,” puji Mandor Doni saat melihat Rizal dan Mantovani bekerja dengan giat. Mandor Doni lalu menghampiri mereka. Sayangnya, Rizal malah tidak suka akan hal itu. Sementara, Mantovani justru senang akan pujian tersebut. Mandor Doni heran melihat tingkah Rizal. “Ah! Peduli amat!” pikir Mandor Doni saat Rizal terlihat marah padanya. Ia terlihat tidak peduli akan sikap Rizal itu.
Mandor Doni memanggil Mantovani ke kantornya. Ia lalu memberikan uang bonus pada Mantovani.
“Cihuuuy…” serunya girang. Mantovani sangat senang.
“Hati-hati jangan sampai kau lupa diri!” seru Mandor Doni.
Betul saja… Mantovani mulai lupa diri, dia malah membeli barang yang tidak berguna. Uangnya dalam sekejap habis! “Tuh kan sudah saya bilang!” seru Mandor Doni yang mendengar keluhan Mantovani karena uangnya habis. Mandor Doni mengajari mantovani cara menyimpan uang, tetapi Mantovani malah membandel dan , mengatakan bahwa mandor Doni itu pelit, namun Rizal justru membela Mandor Doni. Terjadi pertengkaran antara Rizal dan Mantovani. Rizal mulai memukul Mantovani. Mandor Doni melihat hal itu dan memisahkan mereka. Ternyata Rizal adalah seorang pemalu, dia tidak senang dipuji mandor Doni karena malu. “Ternyata kamulah yang paling peduli padaku!” Kata Mandor Doni pada Rizal. Mendengar itu Mantovani jadi malu dan meminta maaf pada mandor Doni karena menyebutnya pelit.
Tamat
Profil Penulis:
ananda syahendar adalah seorang Politisi senior dari Partai Gerindra, dan berasal dari Kota depok.
Lahir di DKI Jakarta 23 januari 1985, sempat menjadi wakil ketua HIMAPOL IISIP JJakarta, juga anggota BEM IISIP Jakarta.
0 Response to "CERPEN "Rizal dan Mantovani""
Post a Comment