CERPEN "Panah Cintaku Tepat di Hatinya"
CERPEN "Panah Cintaku Tepat di Hatinya"
PANAH CINTAKU TEPAT DI HATINYA
Karya Ridho
Mey Sussan Rahayu dia lah gadis cantik idaman hatiku setiap memandang wajahmu ingin sekali aku memelukmu. Tuhan andaikan engkau berkenan jodohkanlah aku dengannya. Dia memang lebih tua dari ku umurku 3 tahun lebih muda darinya,tapi seolah olah engkau tak pernah terlihat lebih tua bahkan kau terlihat muda dan segar. Begitulah kata hatiku setiap mengingat mey si anak tetengga desaku.
Namaku Ridho umurku baru 21 tahun,asalku dari purwokerto,aku sungguh berharap bisa memiliki mey wanita cantik itu. Suatu hari ketika aku sedang berjalan menuju ke rumah saudaraku langkahku tiba-tiba terhenti karena melihat Mey mengutak utik sepeda motornya,"sepertinya ada yang tak beres",dalam hatiku berkata. Langsung saja aku mendekat dan bertanya,maksudku ingin membantu.
Aku bertanya kepadanya apa yang terjadi dan dia pun menjawab dengan lembut bahwa motornya sulit di hidupkan. Aku sebagai laki-laki yang berjiwa belas kasih segera menawarkan bantuan.
Aku pun mencoba menyelah motornya tetapi tak menyala,akhirnya ku buka cuk busi,ternyata businya yang memang harus di ganti. Kebetulan toko sperpat motor di desaku jauh.
“Adduh gimana ya mas,,” tanya si Mey.
“Memangnya mau kemana mba??”
"Aku mau ke tempat budhe mas mau nyampein pesan penting banget.”
"Ohh,,jadi gimana mbak,motornya harus ganti busi ini"
"Iya sih tapi aku gak tau mau beli dimana"
Akhirnya aku pun segera membuka jok motorku dan mencari kunci busi lalu ku lepas busi motorku dan ku pasangkan busi motorku ke motor si Mey.
"Aduhh mas kok kaya gitu,,ntar kamu pulangnya gimana"
"Udah ngga papa kok mbak"
"Kan mba lebih penting bagi saya"
"Hah?? Maksudnya"
"Emmbst engga maksudnya mbak kan mau ada acara penting gitu"
"Oohh gitu ya,,aduh makasih banget deh mas"
"Iya mbak sama-sama"
Akhirnya dengan muka bahagia dia pun menyetater motornya dan "grreennggg" menyala lah motornya.
Dia lalu pamit dan meninggalkanku. Aku segera menuntun motorku ke rumah,dengan perasaan bangga tapi sedikit capek aku sampai di rumah juga.
Malam harinya Mey pun datang ke rumahku dengan maksud mengucapkan terimakasih kepadaku.
Dan kami mengobrol hingga malam di teras rumahku. Dengan sedikit iseng ku coba meminta nomor teleponnya,dia memberikan nomor teleponnya padaku dengan syarat jangan di sebar-sebarkan dan aku pun menyetujuinya.
Hari demi hari berlalu aku juga sudah sering smsan dengannya,sekarang aku dengan Mey makin dekat saja. Setiap akan tidur aku selalu berdoa kepada tuhan agar aku bisa menjadi pacarnya. Lama kelamaan aku memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatiku yang telah lama terpendam. Aku berkata kalau aku suka padanya dan aku minta dia mau jadi pacarku. Dan di pun akhirnya mau untuk menjadi pacarku. Sungguh bahagianya hatiku.
Sekian cerita pribadi saya. Bila ada kalimat yang salah mohon maaf
Profil Penulis:
Taufik Ridho
Umur 21 tahun
Status lajang
FB:Ridho nggantenge paspasan
0 Response to "CERPEN "Panah Cintaku Tepat di Hatinya""
Post a Comment