CERPEN "Misteri Sekolah"
CERPEN "Misteri Sekolah"
MISTERI SEKOLAH
Karya Ilma Rafidah
Namaku Witra. Aku sekolah di Pratama School. Sekolah yang dulunya adalah rumah sakit milik Belanda. Ada banyak misteri di sekolah ini. Salah satunya piano tua di gudang yang bermain sendiri.Kadang tdkada yang peduli tapi aku peduli. Pasti ada kisah dibaliknya.
Hari itu aku masuk ke gudang itu. Kulihat piano itu baik 2 tapi tidak ada yang berbeda dari piano yang lain. Hanya kayunya yg sdh tua & catnya sdh usang. Akupun keluar dr gudang itu,tetapi tiba tiba piano itu berbunyi akupun berbalik melihat kearah piano. Terlihat seorang wanita yang memakai gaun hingga tak terlihat kakinya. Aku terkejut dan berlari ketakutan hingga ke kelasku.
Di kelasku, aku mencoba menenangkan diri dan meminum sebotol air.Aku mencoba untuk melupakan peristiwa itu dan tak ingin tahu tentang piano itu lagi. Setelah itu aku pulang ke rumah,lalu tidur dan bermimpi, kulihat taman yang indah. Aku melihat wanita itu lagi, dia tampak bahagia sambil memainkan piano bersama seorang anak perempuan. Tetapi tiba tiba datang kegelapan yang menghancurkan seisi taman itu. Mereka tak lagi tersenyum dan aku pun terbangun dari tidurku.
Aku kaget dan berlari ke kamar mandi, lalu cuci muka. Tiba tiba anak kecil di mimpiku muncul di cermin kamar mandi. Aku kaget lalu keluar kamar mandi. Ibuku terkejut dan berkata "Ada apa?"
Aku menjawab "Anak itu, wanita itu mereka menggangguku. Mereka bermain piano bersama di sebuah taman. Lalu menghilang begitu saja.Aku takut."
"Mungkin sudah waktunya kamu tahu, dulu ayah kakek kamu menikah dengan wanita Belanda, istrinya meninggal karena dibunuh oleh tentara Belanda. Anak nya adalah nenek kamu sendiri.Ibu kandung mama." kata ibu dengan sedih.
"Haaah, jadi aku keturunan mereka. Aku harus mindahin piano itu." jawabku. "Piano? Dimana?" tanya ibuku."Di sekolah, gudang."jawabku.
"Ibu akan bantu kamu." kata ibuku.
"Caranya?" tanyaku bingung".
"Kita beli piano itu."
Keesokan harinya aku dan ibuku pergi ke sekolah dan bicara dengan kepala sekolah tentang piano itu. Kepala sekolah setuju, piano itupun dipindahkan ke truk yang kami bawa dgn bantuan petugas sekolah.
Di rumah, piano itu diletakkan dekat tangga. Piano itupun tidak lagi bermain sendiri kecuali jika ada yang memainkan. Roh wanita itu sudah tenang karena piano itu bersama keturunannya yaitu aku dan ibuku.
Profil Penulis:
Ilma Rafidah Sulaiman
0 Response to "CERPEN "Misteri Sekolah""
Post a Comment