CERPEN "Ku Genggam Bintang Walau Dunia Menolak" - KUMPULAN CERPEN INDONESIA -->

CERPEN "Ku Genggam Bintang Walau Dunia Menolak"

CERPEN "Ku Genggam Bintang Walau Dunia Menolak"
KU GENGGAM BINTANG WALAU DUNIA MENOLAK
Karya Dita Akbar Nurrohmah

Fatimah Azzahra atau biasa dipanggil Imah adalah remaja berumur 14 tahun. Dia siswi kelas VII di salah satu SMP Harapan. SMP Harapan adalah sekolah swasta. Butuh biaya besar untuk membiayai sekolahnya.

Orang tua Imah hanya berpenghasilan pas - pasan. Ayahnya bekerja sebagai pemulung dan ibunya bekerja sebagai penjual kue keliling. Walaupun hasil kerja keras kedua orang tuanya hanya cukup untuk makan sehari - hari, Imah tetap bisa hidup dengan kehidupan yang jauh dari kata layak.

Imah di sekolah adalah siswi yang pandai,rajin dan sopan. Banyak guru dan teman - temannya yang suka kepada Imah.

Imah punya keinginan bahwa dia ingin membahagiakan kedua orang tuanya. Pada suatu hari Imah berkata kepada Abah dan Emaknya " Mak,Bah !! Imah janji. Imah akan merubah hidup kita menjadi lebih baik, tapi Emak sama Abah sabar dulu ya.. !! ". Dengan berlinangan air mata ibunya menjawab " Iya Mah, Emak sama Abah akan sabar. Emak sama Abah selalu berdoa untuk kesuksesan kamu ". 

Imah hanya bisa bermimpi setinggi langit walaupun mimpinya mustahil untuk diwujudkan. Tapi dia yakin bahwa di dunia ini tidak ada yang tidak mungakin. Dengan usaha dan belajar yang keras Imah akan mewujudkan impiannya.

Pada saat duduk di bangaku sekolah dasar ( SD ) Imah selalu mendapatkan rangaking pertama. Di SMP Imah juga berprestasi dalam banyak bidang. Imah juga mendapatkan rangaking 2 di kelasnya. Imah menyesal, Imah sedih, karena dia hanya bisa mendapatkan rangaking 2 tidaj rangaking 1. " Mak, Imah minta maaf sudah bikin Emak kecewa, " kata Imah kepada ibunya. " Imah ga usah minta maaf. Emak sudah bangga sama kamu Mah. Emak juga senang lihat kamu dapat rangaking 2," kata ibunya. Dengan menangis di pelukan ibunya Imah berkata " Mak, Imah janji bakalan dapat rangaking 1. Imah janji Mak. Imah janji !!! "

Di semester II Imah membuktikan janjinya. Imah menjadi rangaking 1 dan naik ke kelas VIII. Selama di kelas VIII Imah selalu mendapat rangaking 1.

Pada suatu hari Imah ditanya oleh gury mata pelajaran Bahasa Indonesia " Mah, apa cita - cita kamu ? ". Imah menjawab dengan cepat pertanyaan gurunya itu " Dokter Pak ". " HAHAHAHA " semua teman - teman Imah tertawa hingga membuat gaduh kelas saat itu. " Kenapa kalian semua tanya Imah dengan perasaan heran. " Kamukan cuma anak pemulung sama penjual kue, apa mungakin kamu bisa jadi dokter ? " kata Salsa teman sekelas Imah. " TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGAKIN DI DUNIA INI " kata Imah. "He,!! Mah jangan mimpi tinggi - tinggi ! nanti kalau kamu jatuh rasanya sakit banget loh Hahaha " kata Hendra teman sebelah Imah. " Aku akan menggengam bintang di langit walau semua orang di dunia ini menolak impianku " kata Imah. " Hahaha mana ada bintang di genggam ? bintang itu di lihat gak di genggam !! " kata anak laki - laki yang duduk di pojok kelas. 

Pada saat Imah kelas XI Imah mendapatkan rangaking 1 dan nilai UN nya mendapat juara 1. Imah juga mendapat beasiswa untuk melanjutkan SMA nya di sekolah favorit. Dengan kepandaiaan nya Imah hanya butuh 2 tahun untuk menyelesaikan SMA nya. Setelah lulus SMA Imah mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas terkenal Jakarta. Imah mengambil jurusan kedokteran. Setelah lulus dan mendapatkan gelar sarjana Imah di terima kerja di salah satu rumah sakit terkenal di Surabaya. 

Perlahan lahan mimpi Imah mulai tercapai semuanya. Dia sudah bisa membawa kedua orang tuanya ke tanah suci dan membuatkan toko kue yang lumayan besar untuk Emaknya.

Profil Penulis:
Nama : Dita Akbar Nurrohmah
Ttl.     : Ponorogo,09 Desember 2000
Alamat : Desa Bulu lor Kec. Jambon Kab. Ponorogo

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CERPEN "Ku Genggam Bintang Walau Dunia Menolak""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel