CERPEN "Ketika Kanker Menggerogoti" - KUMPULAN CERPEN INDONESIA -->

CERPEN "Ketika Kanker Menggerogoti"

CERPEN "Ketika Kanker Menggerogoti"
KETIKA KANKER MENGGEROGOTI
Karya Aang Ramadhon

Matahari senja mulai terbenam, burung burung berbondong terbang menuju sarangnya, mega merah datang seraya dengan alimunan adzan magrib yang merdu. Saat ini aku sedang duduk di dekat masjid, sambil dibantu oleh adikku, aku yang terduduk kaku tiada berdaya menempati saf paling belakang area pria.

Aku adalah sahid abdullah, umurku masih dibilang muda, sekitar 20 tahunan, tapi dengan penyakit kanker yang menggerogoti tubuhku, aku terlihat tua nan lemah, aku juga belum menikah, aku sebenarnya ingin sekali merasakan indahnya menikah, dimasa menjelang kepergianku nanti, tapi itu tak mungkin, tak kan ada wanita yang ingin mendampingiku, melihatku saja mereka jijik. Aku tidak pernah marah kepada mereka, mereka tak bersalah.

"Sabar ya kak" ucap Adlan sembari diiringi linangan air dimatanya, dia adalah adikku yang setia merawatku,semenjak kepergian ayah dan ibuku dua tahun silam. Ayah dan ibuku direnggut nyawanya oleh kecelakaan maut, saat mengantarku ke rumah sakit untuk menjalani kemo terapi, saat ayahku melaju di perlintasan kereta tanpa palang pintu, tiba tiba mobil kami mogok, aku sangat shock akan kejadian itu, mobil kami terseret hampir sepuluh meter dari tempat kejadian. Ajaibnya aku tak terluka sedikitpun.
"Iya dik, kakak sudah ikhlas, tak ada guna kakak menyimpan amarah, toh sebentar lagi kakak akan pergi" ucapku berusaja tersenyum.
"Kakak, kakak lihat aku, kakak harus sembuh, jangan tinggalkan aku sendiri kak" ucap adlan menyakinkanku
"Maafkan kakak, kmu yg tegar, kita sama sama berdoa pada illahi, semoga kita dipersatukan di surganya, bersama ayah dan ibu." ucapku dengan suara serak karena menangis.

***

Dimana tempatku berada, disitu ku memikirkan kepergianku,aku hanya bisa termenung, tanpa berbuat apa apa,aku pecundang

Aku malu pada diriku yang tak sempurna terlebih saat dahulu, saat aku menyaksikan, dokter menyatakan aku terkena kanker, saat itu linang air mata tak terbendung, air mata menerus mengalir dari mataku, aku berlari keluar dari rumah sakit, menerobos hujan, terduduk di sebuah bangku taman, teriak sekencang kencangnya. Tapi kemudian tangisanku berhenti, aku tak bisa trus begini aku harus menghapus air mata ayah dan ibuku.

Disaat aku mulai berdiri tuk bangkit, ayah dan ibuku pergi, tuk tak kembali, rasa tiada berguna,menghantui ku, rasa menyerah, teteapi aku sadar aku masih punya adlan, sejak saat itu, aku mulai kembali, tegar berusaha, aku bangga walaupun kini aku tak terhenyak dari kursi roda, aku bisa menghidupi adikku, membuat novel, film pendek, yang dapat ku jual ke produser ternama,menurutku bisa menjanjikan.

Aku bertekad tuk terus berkarya, membuktikan bahwa aku tak lemah tak, menjijikkan seperti yang orang cap untukku, aku mengajak kaum seperjuanganku, membuat film luar biasa, dan menunjukkan siapa aku si pengudap kanker yang terus berkarya, berusaha tegar menguatkan adikku.

*TAMAT*

#sorry klau jelek,bru belajar sih ,maklum baru kelas 1 smp...

Profil Penulis:
Nama:aang ramadhon
Sekolah:smp n 03 kotabumi,lampung utara
Umur:13 tahun
Tempat lahir:kotabumi
Tanggal lahir:19nopember2002
No hp:082377786663
Pin:7d828691
Fb:aang ramadhon
Alamat:jl. Suhada 3 no 39 art/rw:005/005,kota alam,kotabumi selatan ,lampung utara,lampung

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CERPEN "Ketika Kanker Menggerogoti""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel