CERPEN "Artis Belum Beruntung" - KUMPULAN CERPEN INDONESIA -->

CERPEN "Artis Belum Beruntung"

CERPEN "Artis Belum Beruntung"
ARTIS BELUM BERUNTUNG
Cerpen Karya Agus

Awal mulanya sebut saja aku agus prasetyo wahyudianto biasa di panggil uprit, aku asli anak sidoarjo, aku di antara temen-temen sebayaku, aku itu orang pendiam tapi sekali bacot gapleki kata temenku ini contohnya :
"Eh, prit kon es opo kopi?" Kata billy temenku rumah.
"Es ae bil tenggoroanku rasane onok sing ngerong bil" jawabku
"Hancuk tenggoroan ngerong iku ya opo uprit" jawab billy dengan lantang
"Yo koyok ngunu pokok.e bil" jawabku dengan muka senyum
"Hmmm,......." Billy diam tanpa kata
Dan itu tadi hanya contoh, kalau anda tertawa waktu baca contohku, aku ucapkan terimakasih
Oke balik ke topik, fokus ya,
aku mau bercerita tentang hal yang di ibaratkan seperti sudah jatuh tertimpa tangga terkena catnya pula, tentunya dari pengalamanku sebagai manusia biasa. Ya, aku baru masuk kerja sebagai penjaga toko di optik kacamata, waktu itu pukul menunjukan 12:00 dimana karywan beristirahat sejenak. Aku pun mengambil nasi bungkus bikinan ibuku, secara ibuku adalah kokiku . I love you mom (aku bilang kayak gini karena ibuku sering bawain makanan kalau nggak, ya nggak bakal bilang aku) kalau tau ibuku jangan kasih tau hal ini ya, karena kalau ibuku tau aku nggak di bilang keren lagi.oke sipp.

Pada siang itu, aku makan dengan bosku yang wajahnya kearab-araban itutu dan pada saat itu juga aku terserang virus keren akut, dengan sendirinya tanganku pun pasang PM di BBM "launch bersama wan abud" biasalah anak keren kan harus eksis terus di media sosial, orang geser duduk aja harus pasang PM, tidak lupa sambil baca broadcast, oke, serius lagi. di salah satu broadcast temenku ada yang menginformasikan acara casting di malang untuk menjadi pemain di tendangan si madun dengan persyaratan membawa fotocopy KTP 2lembar dan foto 4x6 1lembar lalu pada saat casting wajib memakai baju yang casual, dengan manggebu-gebu aku pun izin untuk mengikuti casting tersebut, biar tidak ketinggalan, dengan cara heskiel siregar (pencetus rayuan gombal diindonesia) bosku pun akhirnya mau kasih aku izin (makasih wan abud), dengan semangat aku pun pulang untuk mempersiapkan persyaratan tersebut, karena itu adalah salah satu mimpiku dari 10 mimpi saya, mau tau mimpiku apa aja?, kalau mau tau search aja di google kalau nggak ketemu, kasian deh elu. lanjut lagi kecerita, aku pun berangkat pukul 14:00 naik kereta api, tapi nggak jadi, karena kereta adanya berangkat pukul 18:00 dan aku pun harus nyampai malang pukul 18:00, dengan muka kecewa aku pun kembali mengambil my iron horse kasian banget nggak aku, kalau nggak yaudah nggak apa-apa.

Sampai malang waktu itu menunjukan pukul 16:30. 1 setengah jam aku menunggu tepatnya didepan stasiun malang, casting pun dibuka, secepatnya aku mengambil formulir pendaftaran lalu mengisinya dan mengumpulkan kembali dengan persyaratan yang ditentukan itu, aku dapat urutan ke 6 dari puluhan orang karena waktu itu aku lagi malas untuk berhitung jadi aku tak tahu tepatnya berapa, aku pun masuk diruang casting di dalam ruangan ada seorang perempuan dan laki-laki, pembicaraan di awali dari perempuan tersebut
"Perkenalkan dulu saya desi" kata cewek tersebut
"Oh ya mbak kenalkan juga aku agus" jawabku sambil berjabat tangan
"Dari mana mas agus?" Mbak desi bertanya
"Terserah mbak desi aja deh! enaknya dari mana" jawab saya untuk mencoba akrab
Mungkin mbak desi punya selera humor yang cukup bagus

Mbak desi pun cuma menatap mataku yang berlebihan membuat gempa di hatiku dan dooooooorrrrrrr keringat sebesar jagung pun keluar dari pori-pori kulitku. Aku serius lagi
"Motivasi ikut casting" mbak desi bertanya lagi
"Karena itu mimpiku mbak, ingin jadi artis" jawabku dengan PD dan lantang.
"Good" kata mbak desi sambil menoleh ke arah orang laki-laki yang di dekatnya
"Kenalkan saya teguh pambudi, kalau itu mimpi anda, tunjukkan aktingmu waktu anda tertawa" kata laki-laki yang ada di dekat mbak desi
"Ahahahahahahahah " aku pun langsung ketawa sambil membayangkan muka mas teguh pambudi itu make make up bencong bispak bunderan waru
"Cukup, muka sedih" kata teguh pambudi

Aku pun hanya diam dengan muka keseriusan, secara muka ku kalau lagi serius itu keliatan melas asih, yang artinya sedih level 10
"Oke, cukup, tunggu diluar mas pengumuman di kabar akan disiarkan nanti waktu selesai audisi casting" kata teguh pambudi
Aku pun beranjak keluar ruangan, diluar ruangan ada beberapa peserta yang jerit-jerit imut entah itu latihan entah itu emang gila benaran aku nggak ngerti, pokoknya pada HERI (heboh sendiri-sendiri) semuanya.

Waktu pun menunjukan pukul 20:00 dimana casting sudah dinyatakan tutup. Disini waktu yang menegangkan, dimana hati sudah mulai berdag dig dug tak menentu, seperti waktu dulu, saat nabilah JKT48 menyatakan cinta kepadaku (kalau percaya). Lalu tak lama kemudian bencong bispak bunderan waru itu keluar sambil membawa setumpuk kertas yang dilipat seperti lipatan undangan. satu demi satu nama peserta dipanggil. Panggilan keempat
"Agus prasetyo wahyudianto" teguh pambudi menyebut namaku
"Saya mas" dengan suara lantang
Mas teguh pambudi memberikan kertas tersebut. Perlahan-lahan aku membuka kertas tersebut hatipun mulai bertambah gusar yang pertama gusar siaga sekarang menjadi gusar waspada, kertas pun terbuka dengan tulisan tinta hitam yang mungkin di tulis dengan bulpen pilot soalnya tintanya tipis. dikertas yang aku pegang ini bertuliskan

Saya sebagai perwakilan panitia casting yang diselenggarakan pada hari ini memberitahukan bahwa saudara agus prasetyo wahyudianto tidak bisa mengikuti syuting tendangan si madun. kami selaku panitia mohon maaf tidak bisa mewujudkan harapan anda tetapi pesan dari kami tetaplah kembangkan bakatmu mungkin ini bukan keberuntungan anda.
Hormat saya

Teguh pambudi

Setelah membaca surat ini aku pun tak habis pikir, perasaan sedih tak bisa aku pungkuri lagi
Karena kejadian ini seperti saat aku membeli jajan berhadiah yang di dalam kemasan ada kuponnya, ketika aku gosok hanya ada kata "anda belum beruntung" gimana nggak cuk coba.

PROFIL PENULIS
Nama : agus prasetyo
Alamat: grand gading mas 1MM

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CERPEN "Artis Belum Beruntung""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel