CERPEN "Untuk Bundaku" - KUMPULAN CERPEN INDONESIA -->

CERPEN "Untuk Bundaku"

CERPEN "Untuk Bundaku"
UNTUK BUNDAKU
Cerpen Karya Andi Mely Hairuddin

Bismillahirrahmanirrahim..
Untuk Bundaku..
Bundaku yang indah. Telah datang hari yang menjadi satu dari sekian banyak hari yang tak pernah Allah kurangi nikmatNya untukmu. Hari yang menjadikan keindahan pribadimu yang salehah semakin bersinar dengan bertambahnya nikmat umur yang Allah berikan.

Bundaku sayang, ketahuilah bahwa aku mencintaimu karena Allah, dan aku bersyukur karena Allah telah memberikan rasa cinta itu. Tak pernah hentinya aku bersyukur memiliki Ibu seistimewa dirimu. Yang selalu mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran. Mencontohkan akhlaqul karimah dengan ketulusan yang juga menonjolkan pribadi yang baik. Ketahuilah, bahwa aku tak pernah bisa berbohong akan perasaan ini, bahwa aku sangat beruntung dan merasa bersyukur memiliki Ibu sepertimu, dan engkau tidak akan pernah tahu juga tak akan pernah bisa mengira betapa istimewanya arti dirimu sebagai Ibu dalam hatiku.

Ibu, terimakasih atas segala kebaikan yang selalu engkau berikan kepadaku, rasa sayangmu yang sungguh sampai kedalam hatiku, pengertianmu akan keterbatasan diriku. 
Tahukah engkau Ibu ?? Betapa tak berdayanya aku membalas semua kebaikanmu, karena hanya Allah lah yang pantas membalas semua kebaikanmu itu.

Ibu, dari sekian banyak kebaikan yang kau lakukan, maafkanlah aku. Maafkan aku, karena tak pernah bisa menjadi penguatmu yang baik. Yang bisa menghiburmu dengan baik dikala engkau sedih, yang bisa memberi saran dan pengingat yang baik dikala engkau membutuhkan, maafkan !! Maafkan segala keterbatasanku, yang sering membuatmu kecewa, yang tak pandai diandalkan saat engkau membutuhkanku. Yang lemah dalam menjagam.

Padahal engkau selalu melakukan hal yang sebaliknya untukku. Lagi - lagi maafkan aku Ibuku. Tapi ketahuilah, bahwa aku benar adanya menyayangimu. Karena sebenarnya setiap kesedihan dan air mata yang melandamu sungguh membuat hatiku sakit. Sakit karena aku tak berdaya apa-apa untuk membuatmu bahagia. Sakit karena aku hanya ingin kebahagiaanlah yang menghiasi hari-hari mu dan keindahan senyummu. Dan ketika aku melihat juga mendengar bahwa kau bahagia, maka aku lebih bahagia akan hal itu, dan ikut merasakan kebahagiaan yang kau pancarkan..

Bunda izinkan aku menyisipkan untaian do’a dalam setiap shalatku untukmu, sebagaimana doa yang kau berikan kepadaku.

“Ya Allah, Ya Rahman, sebaik-baiknya tempat ku meminta, aku meminta permintaan yang terbaik, permohonan yang terbaik, keberhasilan terbaik, ilmu terbaik, amal terbaik, pahala terbaik, kehidupan terbaik, tempat kembali yang terbaik, dan tetapkanlah IBUKU dalam semua kebaikan itu ya Allah..
Ya Allah, Ya Rabbul Izzati bahagiakanlah hatinya dengan kebahagiaan yang membuatnya semakin mencintaiMu, tetapkanlah hatinya dalam kesabaran dalam menempuh setiap ujian yang menjadi ciri dari pribadinya yang salehah.. Lindungilah ia sebagaimana Engkau melindungi dengan penjagaan terbaik Mu yang kau khususkan untuk seluruh hambaMu yang Kau cintai dan Kau jadikan mereka sebagai golongan hambaMu yang shaleh dan shalehah. Jauhkanlah hal-hal yang buruk darinya. Bimbinglah ia selalu agar tak pernah merasa lelah dengan keistiqomahannya untuk senantiasa berada di jalan Mu yang Lurus, yang Engkau ridhai. Limpahkanlah selalu ketetapan Mu untuknya agar selalu dalam perlindunganMu melangkah dalam kebenaran.

Ridhoilah ya Allah, berkahi setiap langkah dan tutur kata, penglihatan dan pendengaran juga hati.
Ya Allah…Jangan Engkau tinggalkan untuknya suatu dosa melainkan telah Engkau ampunkan. Dan tiada suatu aibnya, melainkan telah Engkau tutupinya. Tiada suatu dukanya melainkan telah Engkau hilangkan daripadanya. Tiada suatu hutangnya melainkan telah Engkau bayarkannya. Tiada suatu kesakitan melainkan telah Engkau sembuhkan. Tiada suatu hajatnya dari keperluan dunia dan akhiratnya yang telah Engkau ridhoi dan tepat untuknya melainkan telah Engkau tunaikan segalanya baginya wahai Allah Ya Rahman Ya Rahim.
Ya Allah…Lindunglah Ibuku dari hilangnya nikmatMu dan berubahnya kesejahteraanMu dan berbagai macam murkaMu.

Sungguh aku benar-benar memohon kepadaMu tabahkanlah dia dalam menghadapi segala urusan dan limpahkanlah kekuatan juga kemudahan dalam menerima petunjukMu. Karuniakanlah kepadanya jiwa ketaqwaan dan sucikanlah hatinya, wahai Allah yang Maha sebaik-baik menyucikan.
Ya Allah, Ya Rabbana. Sungguh Engkau mengetahui segala apa yang dia lakukan, dan Engkau pulalah yang Maha mengetahui segala apa yang dia inginkan, maka kabulkanlah permohonannya, jadikanlah segala permohonan baiknya memang baik di hadapanMu ya Allah.

Ya Allah, aku memohon baginya kepadaMu keimanan yang selalu mendampingi hatinya, dan keyakinan yang kuat sehingga dia tak pernah mengeluh dan tak pernah merasa lelah bahwa tidak akan menimpa dirinya kecuali apa yang telah Engkau tentukan baginya dan bahwa apa saja yang telah menimpa dirinya bukanlah semata-mata sebuah ketentuanMu tanpa ada kebaikan yang bisa dia peroleh untuk meningkatkan kecintaannya kepada Mu.

Ya Allah, tetapkanlah hati Ibuku dengan kecintaannya kepadaMu, dengan seluruh keihklasannya kepadaMu, dengan segala kemampuan untuk meraih ridhoMu. Ya Alla, jadikanlah cintanya seluruhnya hanya kepadaMu dan amal perbuatannya seluruhnya hanyalah untuk meraih tempat terbaik di sisi Mu, yang tak akan lekang oleh apapun dan jauhkanlah ia dari apa-apa yang bisa menjauhkannya dari cinta Mu…

Ya Allah, yang Maha mengabulkan setiap doa hambanya. Kabulkanlah permohonan ini. Sungguh hanya Engkaulah sebaik-baik tempat meminta dan tempat memohon pertolongan. Jaga dan ridhoilah kami, hingga kami berkumpul kembali di tempat yang mulia di sisiMu ya Allah.”
Amin ya rabbal alamin..

08 Januari 2014

Untuk Ibundaku Tercinta : Dra. Hj. SRI WARDANI,M.Pd

PROFIL PENULIS
Andi Mely Hairuddin
Mahasisiwi FIK UNM

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CERPEN "Untuk Bundaku""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel