CERPEN "Kisah Pahit di Masa Lalu Karya Rizky Monica Aprilya Hulu" - KUMPULAN CERPEN INDONESIA -->

CERPEN "Kisah Pahit di Masa Lalu Karya Rizky Monica Aprilya Hulu"

CERPEN "Kisah Pahit di Masa Lalu Karya Rizky Monica Aprilya Hulu"
KISAH PAHIT DI MASA LALU
Karya Rizky Monica Aprilya Hulu

Cahaya mentari pagi yang begitu menyilaukan mataku, akhirnya dapat juga membangunkanku dari ranjangku. Aku keluar dan melihat jam sudah menunjukkan pukul 08.30 segera aku bergegas masuk ke kamar mandi dan mengguyur tubuhku. Setelah tubuhku segar kembali, aku teringat dengan putraku, putraku yang lucu yang bernama Rafael. Segera aku mencarinya. Fael, Rafael....dimana kamu nak? Wuuaaaa...Mama...Rafael mengejutkanku dari belakang..Segera aku menggendong buah hatiku yang lucu itu yang berusia 4 tahun..

Fael ,fael dari tadi udah bangun ya nak? tanyaku sambil menciumi pipinya yang chubby dan sangat menggemaskan. Iya mama,fael udah bangun jawab rafaelku yang sangat kucintai.

Oh, tapi fael masih bau nak,belum mandi? kataku sambil menggelitiki tubuhnya. Mandi yuk nak? biar wangi fael nak ajakku sambil menciumi tubuhnya yang mungil itu. Oke mah, tapi habis ini fael mau beli coklat ya mah? balas rafaelku dengan manja. Iya sayang,jawabku dengan singkat.

Tak terasa, Rafaelku yang lucu kini sudah beranjak remaja, Rafaelku kini sudah berusia 14 tahun.
Ma..Mama, mama? panggil Rafael.

Iya nak? Ini mama? jawabku dan langsung menghampiri Rafael. Ma, besok ada acara dari Sekolah di Gedung Dharma Guna, Rafael besok ikut Games dan terpilih dari kelas untuk mewakili anggota kelas Rafael ma.. kata Rafael dengan bersemangat. Bagus dong nak jawabku dengan ekspresi wajah bahagia.  

Mama besok ikut ya, lihat Rafael.. kata Rafael dan kujawab Iya nak mudah-mudahan mama sehat..
...........Rafael Defan Putra...nama Rafael sudah dipanggil ke atas pentas,lalu mengambil topik yang digulung didalam kertas dan.....

Waktu yang tersedia 1 menit 30 detik, dalam hatiku aku selalu berdoa agar dia mendapat topik yang bagus..dan ternyata..

Lama hening waktu terus berjalan sudah 50 detik terlewatkan,aku melihat wajah sedih Rafael,sementara penonton sudah gelisah dan megolok-olok Rafael. Turun aja deh lo dari pentas ini, Bisu ya lo? Aku tetap menatap mata putraku,lalu di waktu sudah 1 menit 23 detik rafael hanya berucap 1 kata yaitu Ayah. Hatiku pedih dan teriris, air mata Rafael langsung berderai,dan ia berkata MAAF.

Seminggu setelah kejadian itu, Rafaelku yang tadinya selalu ceria menjadi pemurung, dan tidak banyak kata, berdiam diri dikamar. Aku berfikir, bahwa ini efek dari kejadian seminggu yang lalu. Ternyata tidak. Ketika malam sudah tiba,jam telah menunjukkan waktu 23.45, tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarku, lalu langsung membuka pintu kamarku dan masuk. Ternyata orang itu adalah Rafael.
Ia duduk, lalu menatapku lurus-lurus. Aku bertanya, Kenapa nak? Rafael langsung memeluk tubuhku dan tangisnya pecah.

Aku terkejut, hilang sudah rasa kantukku,ku usap-usap pundaknya untuk menenangkannya.
Ma, Mama jujur ya, sebenarnya Ayah Rafael siapa ma? Kenapa hingga sekarang Rafael tidak pernah merasakan keberadaan Ayah. Tolong jelaskan ma.
Aku terdiam. Kepalaku pusing, Rafael mengerti akan keadaanku yang langsung drop ia langsung membaringkan kembali tubuhku dan mengambilkanku segelas air hangat, langsung ku minum dan aku menarik nafasku, berusaha mengumpulkan segala kekuatanku untuk bercerita hal yang membuat hidupku hancur hingga sekarang aku tak bisa bertemu keluargaku lagi.

Rafael, mama percaya Rafael udah mulai dewasa dan dapat memahami cerita mama nak, Mama dulu adalah seorang gadis yang baik yang berkuliah di salah satu Universitas Negeri di kota Yogyakarta. Dari mulai mama remaja, kakekmu sangat tidak menyukai jikalau mama berhubungan dengan seorang laki-laki. Tetapi peraturan kakekmu yang satu itu, hanya dapat bertahan sampai mama kuliah di semester 2 nak. Ada seorang pria yang begitu menarik perhatian mama, pria itu selalu membuat mama tertawa, bahagia, dan nyaman didekatnya. Setelah 4 bulan hubungan pertemanan mama dengan pria itu, lalu pria itu segera menyatakan cintanya pada mama.  Mama tidak langsung menerima pria itu, tapi mama minta waktu 5 hari untuk menjawab pernyataan cinta pria itu pada mama. Dan tibalah waktunya, setelah 5 hari mama berfikir dengan matang, akhirnya mama menerima pria itu menjadi pacar mama dengan segala konsekuensinya.

Setelah hubungan mama berjalan 8 bulan dengan pria itu, tepat disaat hari ulang tahunnya ke 27, mama datang dan memberinya kejutan akan tetapi kejutan itu menjadi suatu petaka yang membawa aib besar karena pada malam itu mama menyerahkan segalanya pada pria itu dengan terbujuk rayuannya dan akan bertanggung jawab. 3 bulan setelah 'malam petaka' itu mama merasakan keanehan pada tubuh mama, mama tidak dapat datang bulan, dan mulai mual-mual dan akhirnya mama dinyatakan HAMIL.
Mama terdiam, mama tidak berani bertemu pada kakek dan nenekmu, sudah terbayang dikepala mama apa yang akan terjadi apabila mama memberitahu mereka. Mama urungkan niat itu, pria itu menghilang selama 3 bulan, mama terus menghubunginya dan mencari tahu keberadaannya tetapi sama sekali tidak berhasil. Lalu pria itu muncul kembali, dan memberi mama sejumlah uang dan memberi mama sebuah Undangan pernikahan pria itu berkata, maaf aku tidak bisa menikahimu, karena mantan pacarku memintaku kembali padanya dan kami kembali mencinta dan memutuskan segera menikah. Dunia terasa kiamat bagi mama nak mendengar perkataan pria itu, berulang-ulang kali ia meminta maaf pada mama. Lalu ia berkata bahwa mama akan selalu bersamanya walau tak bisa bersatu.

Mama dibawa kekampungnya dan diperkenalkan pada Ibunya, bahwa mama adalah pacar temannya yang tidak bertanggung jawab. Mama sendiri tak menyangka bahwa ia tega berbohong dan tak mengakui mama pada ibunya. Lalu mama tinggal bersama ibunya, dirumah ibunya, mama diperlakukan seperti babu dan terkadang tidak diberi makan. Siksaan, cacian, hinaan sudah menjadi makanan ibu sehari-hari. Bahkan, Ibunya sering mencelupkan kepala mama dibak mandi. Sementara pria itu bahagia bersama istrinya. Lalu mama melahirkan bayi laki-laki yang sangat lucu dan memberi namanya Rafael Defan Putra yang berarti Penyembuhan dari Tuhan bagi Denita Falila (Namaku sendiri) dan Putra adalah harapanku agar bayi itu menajadi laki-laki yang tangguh.

Rafael terkejut dan matanya berkaca-kaca. Mama, serunya lalu sejenak kami berpelukan dan aku melanjutkan ceritaku setelah bayi itu lahir dan berusia 7 bulan, mama diusir oleh ibu pria itu dan mama mencari berbagai rezeki untuk mencukupi kebutuhan kita sampai sekarang nak. Rafael terharu dan berkata, Mama adalah wanita terhebat yang Rafel punya! Rafael bangga punya Ibu seperti Mama. I Love you ma, seru Rafael dan aku membalas I Love you too nak dan kami berpelukan sambil melepaskan kepenatan diri....

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "CERPEN "Kisah Pahit di Masa Lalu Karya Rizky Monica Aprilya Hulu""

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel