CERPEN "Kepala Misterius"
CERPEN "Kepala Misterius"
KEPALA MISTERIUS
Karya Wahyu Firmansyah N
Mereka menggisi liburan dengan Bercamping Di salah satu bukit, ini Di lakukan pada Liburan sekolah.Setiap hari mereka Saling solid. Akhirnya Mereka pun setuju dengan liburan di Bukit. Bukit itu tak jauh dari kediaman mereka. Sesekolahan, dan saling bersama (Solid).
Ketika Pulang sekolah Mereka Mempersiapkan, Barang-barang untuk berkemah atau bercamping. Sebelum mereka pergi,tentu mereka meminta izin kepada orang tuanya. Mereka sudah siap untuk berkamping. Mereka naik bus. Ketika perjalanan, mereka Senang. Dan liburan ini, memakan waktu 1 Jam.dari Pukul 07:00 Sampai 08:00.
Ketika perjalan, Taufik, Tegar dan coki terdidur. Lalu tono Asyik sendiri. Sudah sampailah mereka ke bukit, Tono Membanggunkan Ketiga temannya tersebut. Lalu Mereka turun dari Bus. Mereka Melihat Pepohonan yang rimbun dan hijau. Lalu mereka ke atas berjalan menuju bukit. Mereka pun Mendirikan tenda.
Malam pun tiba, tempat mereka sunyi dan sepi. Hanya ada lampu di jalan yang bersinar. Tempat berkemah mereka,dekat dengan Sungai, dan Kebun kelapa. Coki membuat Api unggun yang terang. Udara Dingin, malam yang sepi, ada suara daun yang bergesekan. Angin Sepoi-sepoi dan Tegar menyanyi
"Jreng, Jreng, Jreng" suara gitar yang di mainkan oleh tegar.
Tegar memainkan gitarnya dan bernyanyi selama 50 menit. Tono setenda dengan tegar.
"Ton, Kamu gak tidur, emang kamu gak ngantuk?"Tanya tegar.
"Engak sih. Aku belum ngantuk, kamu tidur dulu nanti aku susul"Jawab tono.
Beberapa menit kemudian tono ingin, buang air kecil. Ia menuju pohon kelapa.Setelah, ia selesai. Dia kembali ke tenda.
"Brak" suara benda yang jatuh. Lalu tono mendenggarkan suara itu. Dia menggambil senter. Dan mencari arah suara itu, Tono pikir. Itu buah kelapa yang hijau dan segar. Tanpa berfikir panjang. Tono menyorot sekitar. Tetapi anehnya, dia tidak menemukan apa-apa. Di tengah gelapnya kebun kelapa. Dia merasa ada yang aneh.
"Sreeek,Greseek.." suara aneh.
Tono tampak merinding, dia pun merasa takut. Namun tono mendekatinya. Dan menemukan, Sesosok banyangan Kelapa yang menggelinding dengan sendirinya. Ketika tono menyorotnya benda tersebut menggelinding ke arah tono. Tono dikejutkan olehnya. Ternyata Benda itu Kepala bukan kelapa. Tono lari
"Ha ...Tolong-Tolong!" teriak tono.
Benda itu semakin dekat.Dan menggejar tono. Tono pun Lari kearah tendanya.
"Gar..gar..gar.. ada se..so..sok kepala" Tono berbicara berbata-bata, sambil membanggunkan Tegar.
"Ada Apa sih ganggu aja" jawab tegar.
"Ada kepala menggelinding gar!"
"Mana sih.ah kamu mesti Mengada-ada"
Lalu tono menunjukan tegar tentang, benda itu. Lalu mereka menuju ke pohon kelapa tersebut. Mereka mencari benda itu. Tak lama lagi benda itu pun muncul secara mendadak. Sosok itu akan tersenyum menyeringai setiap benda itu berhenti berputar. Akhirnya mereka berlari menuju ke tenda. Dan sosok itu menghilang secara misterius.
"Iyha ton, bener. Ada kepala itu, aku pikir kamu bohong." Kata tegar.
"iyha akukan, sudah bilang ada sosok itu!" Kata tono
Setelah berdebat, mereka pun terdidur. Di pagi hari. Coki dan taufik membanggunkan, Tono dan tegar. Lalu tono dan tegar terbanggun.
"Cok, Tadi malam ada Setan" kata tono
"Apa, bener entar kamu bohong lagi" Jawab coki.
"Iyha bener, aku sama tono dikejar kelapa, eh bukan maksudku kelapa!"Kata tegar.
Mereka berdua menceritakan sosok itu Yang bermata merah, giginya tajam, dan Serem. Di tengah pembicaraan mereka. Ada seorang kakek bercaping dan membawa clurit. Dan dia pun menghampiri Ke empat anak itu.
"Eh. Setan!"kata tono
"Eh mana setan?" tanya taufik.
Mereka hampir lari. Tetapi tegar berfikir
"Masa setan wajahnya gini?, tua lagi".
Lalu kakek itu berkata
"Eh. Ngapain kamu kesini?" tanya kakek
"Kek kami boleh, tanya gak? Soalnya tadi malam ada kepala menggelinding."
"ooh. Itu sini-sini kakek ceritain" kata kakek.
Kakek itu bercerita tentang bukit ini.
"Kek, tadi malam teman saya tono,buang air kecil sembarangan, di pohon kelapa itu." kata tegar
"pantesan aja kamu di, Jumpai sosok itu," kata kakek.
"emang gak boleh ya kek?" kata tono.
"Gak bolah, itu adalah pantanggannya!" jawab kakek.
"Kakek di sini cari rumput,kalau kalian ngapain di sini?" tanya kakek
"Kemah kek. Kakek dulu pernah di jumpai sosok tersebut?" tanya tegar lagi
"Ya.pas kakek liwat ke jalan yang deket pohon kelapa itu. Udah kalian pulang aja "
"okelah kek, kalau begitu." kata tegar
Mereka pun meringkas tendanya dan kakek itu menggantarkannya sampai dekat jalan. Mereka pun pulang dengan selamat. Sosok tersebut adalag Gundul pecenggis. dan mereka pun tak lagi kesitu lagi.
Profil Penulis:
Sekolah:Smp N 1 Trangkil
Kota:Pati.
Facebook:Wahyu anakGang sebelah
0 Response to "CERPEN "Kepala Misterius""
Post a Comment