CERPEN "Kehidupan"
CERPEN "Kehidupan"
KEHIDUPAN
Karya Genk Labill
Nama gue sabrina. Usia gue sekarang 21 than. Aku hidup di keluarga broken home. Semenjak aku kecil aku ikut tanteku dan nenekku. Aku punya masa lalu yang kelamm. Di sini saya ingin membagi cerita saya.
Diusia ke 12 aku ikut tante aku yg ada di Jember tepatnya di daerah ambulu disini aku diasuh sampai usiaku 15 tahun. Di suatu kejadian yang membuat ku keluar dari rumah tanteku yaitu karna aku nakal (mungkin karna masih masa puber). Pertengkaran terus terjadi dirumah ini. Semakin hari bukan membaik tapi malah buruk. Dengan keadaan ini aku berfikir untuk meninggalkan tanteku dengan pemikiran aku kasian dengan tanteku dia begini karna sayang dan perhatian padaku. Tapi karena kenakalan ku sehingga membuat tantante ku selalu menangis. Tepat pada hari kamis aku memutuskan pergi dari sana (rumah tantaku).
Tante ku sangat terpukul dengan keputusanku ini. Tapi semoga tanteku bisa tenang karena sudah tidak memikirkanku lagi.
Hari kamis sore aku pergi tidak tau kemana arah tujuanku. Aku terbayang dengan kehidupanku. Kenapa di usiaku yang segini aku harus memiliki kehidupan begini. Kenpa beda sekali hidupku dengan yang lain. Mereka bisa menikmati masa muda dengan senang dan bahagia. Dengan sejenak aku berfikir tentang orang tuaku kenpa tidak ada yang memikirkan ku. Kenapa mereka tidak memikirkan ku sama sekali. Apaka aku aja yang mengalami nasib di telsntarkann.
Mejelang malam aku bingung mau kemana di daerah ini tidak ada keluargaku aku disini cuman dama tanteku aja. Yang tanteku tau sekarang aku mau pulang ke kampung tapi kenyataanya aku tidak pulang ke kampung karena aku berfikir apa yang akan kulakukan disana pasti cuman ejekan tetangga tentang kehidupanku. Tak lama kemudian tanteku menelpon dia bilang aku sudah sampai mana dan beliau bilng dia akan segera menguruskan surat pindah sekolah untuku. Aku cuman menjawab kata ia dan langsung ku tutup telponya dan membuang kartuku.
Sampai malam hari aku masih bingun mau kemna. Di tengah jalan ku bertemu dengan seorang wanita dan dia bertanya aku mau kemna. Setelah beberapa menit ku menjelaskan perjalananku aku diajak orang itu ke kost nya. Kami berkenln namnya devi dia sekolah dan mengekost. 2 hari bersamanya aku tidak enak kalau harus menumpang sampai akhirnya aku mencari pekerjaan dan mendapat pekerjaan sebagai pelayan restoran. Semakin lama tingkah ku semakin menjadi jadi aku tambah nakal, sering keluar malam, ugal ugalan nongkrong di pinggir jalan, sampai akhirnya usia ku 19 tahun dan aku mulai menjadi wanita penghibur sedangkan temanku devi meneruskan kuliahnya di jogja. Aku minum minuman keras, merokok, hisab lem. Aku menjadi wanita liar sampai sekarang dan aku belum tau kabar tanteku dan keluarga di kampung ku tau pasti mereka khawatir atau mungin mereka lupa dengan aku karna sudah hampir 6 tahun tidak ada kabarku. Disini aku tidak tau sampai kapan aku menjadi wanita penghibur. Tidak mungkin ada pria yang mau denganku. Jadi aku sudah brjanji tidak akan menikah dan akan selalu menjadi wanita penghibur sampai aku mati.
Profil Penulis:
Nama desy indriyani ketua geng labil
Cerita ini di buat oleh :
Lily
Kiky
Ammy
Dessy
Ifa
Nova
0 Response to "CERPEN "Kehidupan""
Post a Comment