CERPEN "The First Person"
CERPEN "The First Person"
THE FIRST PERSON
Karya Ghita indhirani
Ada seorang perempuan bernama Ryna dia seorang penjelajah yang terkenal karena belum ada yang bisa menjelajah sejauh itu seperti dirinya oleh karena itu dia dipanggil oleh orang yang dia kenal sebagai the first person hampir semua tempat sudah dia datangi tapi ada satu tempat yang belum dia datangi yaitu Astherlands sebuah pulau yang sangat jauh dan dijaga ketat oleh raksasa bermata tiga konon raksasa itu bisa berubah warna menjadi apapun. Dan perjalanan menuju pulau itu sangat bahaya karena hampir semua orang yang datang ke pulau itu tidak bisa menyelamatkan dirinya karena konon banyak orang yang bilang kalau perjalanan menuju pulau itu ada sebuah penyihir jahat yang sangat menyeramkan tetapi Ryna tidak percaya oleh cerita itu, Dan perjalanan Ryna menuju pulau Astherlands pun dimulai…
Ryna melakukan perjalanan yang sangat jauh tetapi selalu ada saja yang menghalanginya untuk sampai di pulau itu tetapi dia tetap saja berjuang agar sampai di pulau Astherlands.
Yang pertama di Wetland ada seorang kurcaci yang sangat menyeramkan dan kurcaci itu melarang Ryna untuk berjalan melewatinya tetapi ada satu syarat Ryna bisa melewatinya yaitu dengan menjawab tebakannya yang sangat sulit dan tidak ada satu pun orang yang bisa menjawabnya,
Suara apakah yang bisa menghipnotis orang dengan suara itu? Kata kurcaci. Ryna pun berfikir dengan sulit dan waktu berfikirnya mau habis dia langsung mengetahui apa jawaban dari pertanyaan itu..
"Musik?" Kata Ryna. Ba- bagaimana kamu bisa mengetahui jawaban itu tidak ada satu pun orang yang bisa menjawab, ba- baiklah kamu boleh melewati aku! Kata kurcaci.
"Terimakasih!" Kata Ryna. Ryna pun melewati kurcaci tersebut, dan sebentar lagi matahari akan terbenam dia pun beristirahat di sebuah pohon yang sangat rindang. Keesokan harinya Ryna pun melanjuti perjalanan menuju pulau Astherlands da nada yang akan menghalanginya lagi…
Perjalanan kedua ke Dryland untuk sampai di pulau Astherlands, tetapi ada saja yang menghalanginya lagi yaitu sebuah pintu yang sangat besar dan ada beberapa kode sebuah nada, tetapi Ryna mengetahui nada tersebut karena dia bisa memainkan alat musik apa saja. Sebutkan kode berupa nada untuk melewati pintu ini! Kata pintu Yaitu sol,fa,mi,re! kata Ryna
Dan pintu itupun seketika terbuka dan Ryna pun memasuki pintu tersebut, Ryna pun beristirahat lagi di sebuah rumah yang sepertinya tidak ada orang didalam rumah tersebut. Keesokan harinya Ryna melanjuti perjalanan yang hampir sampai di Astherlands. Tetapi tetap saja ada yang menghalanginya lagi. Perjalanan ketiga ke Metleand ada seorang penyihir yang sangat menyeramkan tetapi sebenarnya penyihir itu baik karena penyihir itu bercerita kepada ryna sebenernya dia itu tidak jahat tetapi banyak orang yang mengira dia jahat karena wajahnya yang sangat menyeramkan dan dengan baik penyihir itu membiarkan Ryna melanjuti perjalanannya. Dan Ryna pun tidak membuang waktu dengan beristirahat lagi.
Sesampainya di Atherlands dia menemui Raksasa bermata tiga itu menangis dengan pelan-pelan Ryna berjalan mendekati raksasa tersebut dan menanyai mengapa dia menangis raksasa itu pun menjawab ada ranting pohon yang tetancap dikakinya dan tanganya terlalu besar untuk mencabutnya raksasa itu menunjukkan kakinya pada Ryna dan Ryna pun bersedia membantu raksasa itu jika tidak keberatan dan raksasa itu pun tidak keberatan dan Ryna dengan pelan-pelan mencabut ranting pohon itu dan ranting pohon itu tercabut dan raksasa berterimakasih pada Ryna. Setelah itu Ryna akhirnya diperbolehkan berjalan jalan disekitar Astherlands karena telah membantunya. Dan Ryna pun akhirnya berhasil menuju Astherlands.
0 Response to "CERPEN "The First Person""
Post a Comment